Mas Tries: 32 Tahun Pengabdian Penuh Dedikasi untuk FFUP

Sutrisno Rachmat, atau yang akrab dipanggil Mas Tries, adalah sosok legendaris di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila yang mengabdikan hampir setengah abad hidupnya untuk almamater tercinta


Jika Anda adalah alumni Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FFUP), nama Mas Tries pastilah sangat familiar di telinga. Sutrisno Rachmat, demikian nama lengkapnya, adalah sosok yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang FFUP selama 32 tahun. Pengabdiannya yang luar biasa dimulai sejak kampus masih berada di Jalan Borobudur hingga akhirnya pensiun pada tahun 2023.

Perjalanan Karir yang Mengesankan

Perjalanan karir Mas Tries di FFUP dimulai dari posisi yang sangat fundamental—sebagai laboran. Bukan hanya di satu laboratorium, tetapi ia pernah bertugas di hampir semua laboratorium penting di fakultas:

· Lab Resep - Tempat mahasiswa belajar meracik obat

· Lab Tablet - Laboratorium untuk teknologi sediaan padat

· Lab Steril - Area krusial untuk pembelajaran aseptis

· Lab Padat & Setengah Padat - Laboratorium formulasi sediaan

Pengalaman di berbagai laboratorium ini memberikan Mas Tries pemahaman mendalam tentang seluruh aspek pendidikan farmasi. Ia tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik langsung yang dijalani mahasiswa setiap hari.

Naik Tangga Karir dengan Dedikasi

Dedikasi dan kerja kerasnya tidak luput dari perhatian. Mas Tries kemudian beralih ke bagian administrasi di Bagian Umum, sebuah langkah yang membuka jalan karirnya ke jenjang yang lebih tinggi. Perjalanan karirnya di bidang administrasi sungguh mengesankan:

1. Kepala Urusan (Kaur) Umum - Memulai tanggung jawab administratif

2. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum - Meningkat dengan lingkup yang lebih luas

3. Kepala Bagian (Kabag) Umum & Keuangan - Posisi terakhir sebelum pensiun

Posisi Kabag Umum & Keuangan adalah jabatan strategis yang menunjukkan kepercayaan penuh institusi terhadapnya. Di posisi ini, ia bertanggung jawab atas kelancaran operasional fakultas dan pengelolaan keuangan—dua pilar penting dalam menjalankan sebuah institusi pendidikan.

Sahabat Sejati Para Alumni

Yang membuat Mas Tries begitu istimewa bukan hanya pengabdiannya yang panjang, tetapi juga hubungannya dengan para alumni. Dalam testimoninya, ia mengungkapkan:

"Suka duka berteman dengan Alumni.... Pokoknya luar biasa.... Alumni FFUP.... Keren, enak buat berteman dan lebih guyub alumni yang dulu²."

Pernyataan ini mencerminkan ikatan emosional yang dalam antara Mas Tries dan ribuan alumni FFUP yang pernah ia dampingi selama puluhan tahun. Bagi banyak alumni, Mas Tries bukan sekadar staf administrasi, tetapi seperti keluarga sendiri yang selalu siap membantu dalam suka maupun duka.

Keakraban dan keguyuban yang tercipta dengan para alumni generasi terdahulu menjadi kenangan indah yang terus ia simpan. Meski ia menyebut bahwa kondisi saat ini mungkin sudah berbeda, nostalgia terhadap masa-masa kebersamaan dengan alumni lama tetap membekas kuat di hatinya.

Sosok yang Berjiwa Muda

Di balik penampilannya yang tenang dan penuh wibawa, Mas Tries adalah sosok yang sangat berjiwa muda. Ini tercermin dari hobi-hobinya yang energik dan penuh semangat:

Tenis Meja - Olahraga Favoritnya

Mas Tries adalah penggemar tenis meja yang sangat antusias. Olahraga ini tidak hanya menjaga kebugarannya, tetapi juga menjadi sarana bersosialisasi dan membangun keakraban dengan kolega dan alumni.

Rock n Roll - Passion yang Membara

Yang paling menarik adalah kecintaannya pada musik, khususnya genre Rock n Roll. Mas Tries bukan sekadar pendengar pasif, ia aktif menyanyi di cafe-cafe dengan membawakan lagu-lagu favoritnya. Band kesukaannya adalah The Rolling Stones, legenda rock dunia yang musiknya telah menemani perjalanan hidupnya.

Bayangkan, seorang Kabag Umum & Keuangan yang di siang hari mengurusi administrasi kampus, di malam hari tampil energik di atas panggung menyanyikan lagu-lagu rock klasik. Inilah yang membuat Mas Tries begitu unik dan dicintai banyak orang.

Kehidupan Setelah Pensiun

Pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Justru, Mas Tries membuktikan bahwa masa pensiun adalah babak baru yang penuh semangat:

Content Creator di TikTok

Di era digital ini, Mas Tries tidak ketinggalan zaman. Ia aktif live di TikTok dengan konten acara musik The Rolling Stones. Kreativitasnya dalam berbagi passion musik melalui platform digital menunjukkan bahwa usia tidak menghalangi seseorang untuk terus berinovasi dan mengekspresikan diri.

Berkarir di HYDRA TEKNO

Selain berkarya di dunia digital, Mas Tries juga aktif secara profesional dengan bekerja di PT HYDRA TEKNO, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan mesin air RO (Reverse Osmosis) dan DEMIN (Demineralisasi).

Pilihan untuk bekerja di industri teknologi air ini menunjukkan bahwa ia masih memiliki semangat untuk terus belajar dan berkontribusi di bidang yang berbeda, bahkan setelah puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan farmasi.

Kehidupan Keluarga

Mas Tries adalah seorang kepala keluarga yang dikaruniai empat orang anak. Keluarganya dulunya tinggal di kawasan Salemba, yang dekat dengan lokasi kampus, memudahkan mobilitasnya selama puluhan tahun mengabdi. Kini, ia dan keluarga tinggal di Depok, menikmati kehidupan yang lebih tenang namun tetap penuh aktivitas.

Warisan yang Tak Ternilai

Pengabdian 32 tahun Mas Tries di FFUP adalah warisan yang tak ternilai harganya. Ia telah menyaksikan transformasi kampus dari gedung lama di Jalan Borobudur hingga perkembangan modern yang ada saat ini. Ribuan mahasiswa telah melewati tangannya, dan banyak dari mereka yang kini menjadi apoteker, dosen, peneliti, dan profesional sukses di berbagai bidang.

Yang membuat sosok Mas Tries begitu istimewa adalah:

 Dedikasi tanpa batas - 32 tahun adalah waktu yang sangat panjang untuk mengabdi di satu institusi  Kepribadian yang hangat - Mudah bergaul dan dicintai oleh alumni dari berbagai angkatan  Profesionalisme tinggi - Dari laboran hingga Kabag, ia menjalankan setiap tugas dengan baik  Jiwa muda yang tak pernah padam - Hobi rock n roll dan tenis meja membuatnya tetap energik  Adaptif terhadap perubahan - Mampu beradaptasi dari era analog hingga digital

Pesan untuk Generasi Muda FFUP

Kisah Mas Tries mengajarkan kita bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari posisi tertinggi atau pencapaian akademis, tetapi dari dedikasi, konsistensi, dan kemampuan membangun hubungan baik dengan orang lain.

Selama 32 tahun, ia tidak hanya bekerja, tetapi membangun keluarga besar FFUP. Ia menjadi jembatan penghubung antara institusi dengan para mahasiswa dan alumni. Kehadirannya yang selalu ramah dan membantu membuat banyak orang merasa nyaman dan dihargai.

Bagi para alumni FFUP, terutama yang pernah berinteraksi dengannya, Mas Tries bukan sekadar nama dalam struktur organisasi kampus. Ia adalah teman, sahabat, dan bagian dari memori indah masa kuliah yang tak akan pernah terlupakan.

Penghargaan untuk Pengabdian

Meski mungkin tidak banyak penghargaan formal yang diterimanya, penghargaan terbesar Mas Tries adalah cinta dan hormat dari ribuan alumni FFUP yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap kali alumni berkumpul dan menyebut namanya dengan senyum dan kehangatan, itulah penghargaan sejati yang tak ternilai harganya.


Kesimpulan

Sutrisno Rachmat atau Mas Tries adalah bukti hidup bahwa pengabdian yang tulus dan konsisten akan selalu dikenang dan dihargai. Dari laboran hingga Kepala Bagian, dari Jalan Borobudur hingga kampus modern, dari masa aktif hingga pensiun yang produktif—perjalanannya adalah inspirasi bagi siapa pun yang ingin memberikan makna dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Selamat menikmati masa pensiun, Mas Tries! Semoga tetap sehat, tetap berkarya, dan tetap rock n roll!

"Keren, enak buat berteman dan lebih guyub" - itulah Mas Tries yang kita kenal dan kita cintai.


Terima kasih atas 32 tahun pengabdian Anda untuk FFUP, Mas Tries. Anda adalah legenda hidup yang akan selalu dikenang oleh keluarga besar Fakultas Farmasi Universitas Pancasila.

Keep Rocking, Mas Tries!